KURNIAWAN'S FAMILY

Kurniawan's Family

Minggu, 10 Februari 2013

Belajar Tidak Bergantung Pada Orang Lain.

Oke, minggu2 terakhir ini saya dan keluarga sedang pusing. Kami pusing karena mencari pengasuh buat Kaninda (my beloved daughter) yang belum dapet- dapet sampe sekarang. Sebenarnya sih sudah gak masuk hitungan minggu tapi bulan! Ampuuunn susahnya nyari yang pas sesuai keinginan kami buat bisa jagain dirumah selagi saya kerja.


Jadi selama saya bekerja, atau dari Kaninda umur satu bulan Kaninda dijagain sama tetangga depan rumah saya yang saya anggep keluarga sendiri karena Kaninda dijagain dengan sangat baik selama saya kerja.Total sudah kurang lebih satu setengah tahun jagain. Trus kenapa bingng cari pengasuh??

Nah ini diaa, jadi budhenya (yang jagain Kanin) sekarang harus jagain anaknya. Emang anaknya kenapa? Anaknya tiba2 aja mogok gak mau ke sekolah dan maunya ditungguin sama ibuknya (FYI dia sudah kelas 3 SD)! Sebenernya gak tiba- tiba juga sih karena sudah dari semester gasal alias November tahun lalu dianya mogok gak mau kesekolah. Yaah, saya pikir sih gak lama dan Kaninda sementara waktu saya titipin ke rumah ibu saya. Lah, ternyata waktu itu hampir sebulanan dianya mogok minta ditemenin sekolah sama ibuknya. Ammpppyuuunnn, akhirnya mertua saya nyaranin buat di cut sementara trus nyari orang lain aja buat jagain sementara anaknya budhe mogok sekolah. Saya yang waktu itu masih sangat beraaatt hati menyetujui, karen berpikir masih sayang buat nglepas budhe ini karena terlanjur cocok dan rumahnya juga deket. Jadi kalau ada perlu sewaktu- waktu yang tidak memungkinkan ngajak Kanin bisa saya titipin. Dan saat itu mertua saya langsung nyariin penggantinya dan dapet, rumahnya juga masih satu gang. Mertua sudah bilang ke orangnya kalau mau minta tolong nitipin cucunya ke dia selama mamanya bekerja, dan oke mau. Tapiiii ehh tapi ini anaknya budhe yang awalnya mogok eh tiba2 mau sekolah sendiri sebelum saya akhirnya nitipin ke orang lain yang sudah dibilangi sama mertua tadi. Yahhh, senenglah saya, jadi gak perlu ada adaptasi2an dong (mengingat Kaninda sudah mulai ngerti, jadi utk diasuh orang baru pasti butuh masa2 penyesuaian). Akhirnya yang sedianya jadi penggantinya si budhe tadi di cancel. Amaaannn pikir saya.

Muluuss deh, mulai seminggu sebelum ulangan semester satu sampai liburan. Nahh, setelah liburan inilah kembali terjadi tragedi mogok sekolah. Setelah liburan sekolah selama 2 minggu itu anaknya kembali mogok. Yang ini justru parah, berangkat aja gak mau. Ogah2an bangetlah pokoknya berdasar cerita si budhe. Sampai kurang lebih 2 minggu kemalasannya sekolah itu berlangsung. Saya juga gak tau kenapa ini anak kok malesss banget buat sekolah, padahal saya pada umur yang sama kayaknya gak ada malesnya buat pergi sekolah. Anak bungsu budhe ini juga selalu gak mau jawab kalau ditanyai kenapa gak mau sekolah. *tambah pusing* Trus akhirnya saya tawarin ke budhe buat nungguin lagi aja kayak dulu selama dia sekolah. Dan akhirnya mulai 2 mnggu setelah liburan sampai sekarang budhe nungguin anak bungsu perempuannya ini disekolah. Ada yang menyarankan anak saya dibawa ke sekolah aja. Haduuuhh, g setega itu kali saya, anak saya pasti gak nyaman dong, kalau mau bobo gimana? Trus minum susunya, belum lagi kalau pup gimana? Trus yang bikin saya gak mau itu saya khawatir kalau anak saya lihat pemandangan anak budhe ini nangis gelendotan, gulung2 gitu. *soalnya budhe pernah cerita kalau pernah gitu disekolah* Wadoohh anak saya yang masih kecil dengan sangat mudah nyontoh karena dia belum tau kalau itu tidak baik. Yang jelas disekolahan dengan budhenya bukan tempat yang nyaman buat anak saya!

Akhirnya sekarang saya cut aja, atau dengan kata lain saya berhentiin. Dulu, waktu saya mempertahankan si budhe ini meski anaknya mogok beberapa orang teman kerja, tetangga menduga kalau si anak ini cemburu dengan anak saya. Saya pribadi gak percaya. Karena anak ini sayaaang banget sama Kaninda. Tapiiiiii, dua minggu terahir ini saya percaya itu! Anak ini berubah perlakuannya sma anak saya meski gak mencolok. Jadi dia cemburu ibuknya ngasuh anak saya! Mungkin karena dia sering diminta ngalah sama ibuknya. Yah, saya gak mau nyalahin karena hak dia dapet kasih sayang sepenuhnya dari ibunya. Tapii gak bisa bohong, saya kecewa juga sebenernya. Saya selalu berusaha gak membedakan apalagi nganggep ibuknya itu pengasuh atau semacamnya, saya selalu bilang ini budhenya. Saya selalu hati2 ngomong didepan budhe, keluarga dan anaknya. Tapi ya balik lagi namanya juga anak2, dan saya inget apa kata si papz, hal yang bisa dipetik adalah "Jangan terlalu bergantung ke orang lain".

Jadi bersyukurlah jika sebagai ibu bekerja anak kita dijaga sama eyangnya sendiri. Gak perlu ribet kayak saya, hehe. Selamat berhari Minggu :)

PS : Ibu mertua saya masih belum purna tugas saat ini jadi bisanya jagain mulai jam 2 siang. Trus, kenapa Kaninda gak dititipin kerumah ibuk saya? Kalau dititipin di rumah ibuk berarti saya harus nginep sana, karena gak tega sehari Kaninda bolak-balik dengan jarak 20km. Kasian nanti kecapekan. Kalau saya nginep dirumah orang tua terus selama hari kerja, kasihan papanya pulang kerja capek dirumah gak ada anak sama istri :(

Selasa, 29 Januari 2013

AJARI PUTRAKU

Selamaatttt hari Selasaaaa :D Duuh, pagi ini dingiin di Kota Gadis, kemarin sore sampe malem hujan gak berhenti- berhenti. Tapi kali ini saya gak akancerita soal prakiraan cuaca, banjir atau penyakit dimusim penghujan. Saya hanya mau membagikan informasi mengenai cuplikan surat dari Abraham Lincoln kepada guru dari putranya (diambil dari buku Born to be Happy by Promod Batra, MBA)
Ini cuplikannya :

….Ia memang harus belajar, saya tahu, bahwa manusia tidak adil, manusia tidak benar. Tetapi ajari ia juga, bahwa di antara orang-orang jahat ada seorang pahlawan; bahwa di antara para politisi yang suka mementingkan diri, ada seorang pemimpin yang berdedikasi.

Ajari ia bahwa di antara musuh ada seorang sahabat. Semua memerlukan waktu, saya tahu itu, tetapi ajari ia sebisa Anda, bahwa satu dolar yang diusahakan jauh lebih berharga daripada lima dolar yang ditemukan.

Ajari ia untuk belajar kalah dan juga untuk menikmati kemenangan. Arahkan ia agar menjauhi keirihatian. Sebisa Anda, ajari ia rahasia tawa dalam diam. Biarkan ia belajar dengan cepat bahwa anak-anak pengganggu paling mudah dikalahkan.

Ajari ia, sebisa Anda, indahnya buku-buku, tetapi berikan juga kepadanya waktu untuk berpikir secara mendalam tentang misteri dari burung-burung di angkasa, lebah-lebah di teriknya sinar matahari, bunga-bunga di lereng bukit hijau.

Ajari ia di sekolah bahwa jauh lebih terhormat untuk gagal daripada menipu dan mencontek

Ajari ia untuk mempunyai kepercayaan dalam gagasan pribadinya, meskipun orang lain mengatakan kepadanya bahwa gagasan-gagasannya itu salah. Ajari ia untuk erlakum lembut terhadap orang-orang yang bertabiat lembut, dan berlaku keras terhadap orang yang keras.

Cobalah untuk memberi putra saya kekuatan untuk tidak mengikuti kelompok terbesar ketika semua orang mengikuti pendapat orang banyak.ajari ia untuk mendengarkan semua orang, tetapi ajari ia juga untuk menyaring segala sesuatu yang ia dengar melalui saringan kebenaran dan hanya mengambil yang baik-baik saja.

Ajari ia, sebisa Anda, bagaimana untuk tertawa di kala sedang bersedih. Ajari ia agar tidak malu untuk menangis. Ajari ia untuk menertawakan yang sinis dan berhati-hati dengan kemanisan yang berlebihan.

Ajari ia untuk menjual tenaga dan pikiran kepada penawar yang tertinggi, tetapi jangan pernah mencantumkan label harga untuk sanubarinya. Ajari ia untuk menutup kedua telinganya terhadap kelompok orang yang melolong-lolong dan berani berdiri dan berjuang bila menurutnya dirinyalah yang benar.

Ajari ia dengan penuh kelembutan ,tetapi janganlah memanjakannya. Biarkan ia mempunyai keberanian untuk tidak bersabar, biarkan ia mempunyai kesabaran untuk berani.

Ajari ia selalu memiliki kepedulian mulia terhadap umat manusia. Pesan ini berat, akan tetapi lakukan saya sebaik Anda. Ia anak laki-laki kecil yang baik, putraku.


Semoga bisa jadi bahan renungan ya, bahwa kadang sebagai orang tua kita harus menghargai proses daripada hasil akhir, mengajarkan anak mencoba jujur dengan diri sendiri dengan tidak mencontek dan tidak takut gagal. Semoga bermanfaat, selamat beraktifitas temans :)


Minggu, 06 Januari 2013

KOTA GADIS

Oke, kali ini saya pengen cerita soal kota kecil tempat saya tinggal. Yahhh, I will tell you about MADIUN. Is it sounds great? Iya kan? *maksa. Ehhm, sebentar agaknya ada yang perlu saya luruskan. Jadi Madiun itu dibagi dua wilayah, kabupaten dan kota ya. Naaah, rumah saya itu dikabupatennya si sebenernya, but dari jaman saya sekolah dan sampai sekarang kerja itu di kota Madiun. So, I know Madiun so well lah, even the little place in this town :)

Kota Madiun, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur. Kota ini terletak 169 km sebelah Barat Kota Surabaya, atau 114 km sebelah Timur Kota Surakarta. Nah di sebelah utara itu berbatasan langsung dengan kabupaten Madiun (rumah saya, kurleb 10 km). Kota tempat diproduksinya moda transportasi Kereta Api untuk seluruh nusantara bahkan menerima pesanan pembuatan KA dari luar negeri. Yap, di kota Madiun terdapat industri kereta api atau INKA. Selain itu Madiun jga terkenal sebagai Kota GADIS. Jangan salah ya, bukan arena kota ini banyak mojang alias gadisnya tapi itu kepanjangan bok dari Kota Dagang dan Industri gitooo. Meski memang banyak juga si gadis nya nyang cantek- cantik *nunjuk diri sendiri. Memang masih gadis?


Well, kembali ke kota Gadis. Jadi selain punya julukan kota gadis, Madiun ini juga terkenal sebagai kota Pecel dan Brem. Kalau jalan - jalan ke Madiun akan dengan sangat mudah enemukan penganan ini. Di warung- warung di tempat- tempat makan, mulai pagi, siang, sore malam tidak akan kesulitan nyari nasi pecel. Kudapan yang terdiri dari nasi, sayur yang sudah direbus atau lazim disebut kulupan ini di kasih sambel kacang dengan kering tempe, serundeng,lauk lempeng, krupuk, tempe, peyek, empal atau lauk lainnya seperti ayam, telur ceplok (tergantung warungnya). Bisa ditemukan dengan mudah di depan Carefour (Jl. Basuki Rahmat) ayau di Jl. Cokroaminoto. Ada satu warung nasi pecel yang termashur di Jl. Cokroaminoto (gara- garanya warung ini dipilih Pak Presiden untuk makan siang waktu kunjungan ke Madiun), yaitu Nasi Pecel 99. Kalau menurut saya sih, biasa aja rasanya, sama kayak nasi pecel kebanyakan. Mungkin sensasinya karena Pak Pres pernah lunch disitu kali yaaa :)

Nasi pecel khas Madiun

Depot nasi pecel 99, Jl. Cokroaminoto Madiun

Selain nasi pecel, gak lengkap kalau gak nyoba brem. Brem adalah makanan yang berasal dari sari ketan yang dimasak dan dikeringkan, merupakan hasil dari fermentasi ketan hitam yang diambil sarinya saja yang kemudian diendapkan dalam waktu sekitar sehari semalam. Sensasi makanan ini muncul ketika makanan dimasukkan ke dalam mulut akan langsung mencair dan lenyap meninggalkan rasa 'semriwing' di lidah. Sentra pembuatan brem yang terkenal ada di Kaliabu Caruban, Kab. Madiun. Tapi dengan sangat mudah diperoleh di toko oleh2 khas Madiun.

Brem penganan khas Madiun

Trus, ada apa lagi di Madiun? Heeemm, *confuse soalnya Madiun ini kalau boleh saya bilang adalah kota kecil. Jadi standart banget kalau ngomong soal fasilitas. Tempat hiburan juga sangatttt terbatas. Paling banter ada Madiun Plaza yang orang- orang nyebutnya Matahari Dep. Store. Meski ada juga sih beberapa tempat karaoke, trus THR, tapi asli gak maksimal banget. Padahal daya beli masyarakatnya tinggi menurut saya. Kenapa saya bilang begitu? Krena waktu ada launching mobil baru yang menurut kategori saya sebagai wong Medion itu mehonggg abissss aja langsung sold out atau malah lately ada di buka satu dealer mobil baru, dan lg ngeluarin varian baru aja udah harus indent gt.

Lebih melas lagi tuh ya *nasib tinggal di kota kecil kalau mau nonton aja harus ke Solo (paling deket), soalnya gak ada XXI disini *melasbgt. Ya, ada siii ya salah satu 'bioskop' yang coba di buka disini, cuman gak apdet bangettttt selama beberapa tahun ini dibuka. Eh lha kok, mulai akhir desember lalu niiiiiiiiiiii 'bioskop' ini mulai mencoba muter film- film agak baru ya. Seperti Habibie dan Ainun dan 5 cm. Surprise banget dong ya, hehehe. Trus ceritanya habis kerja (baca : on air), sore ini saya mau nonton sama suami. Yup, berdua aja. Nostalgilaaan lah, hihihi.

Kadang ni yaa, ngerasa melas juga tinggal di kota kecil yang pastinya terbatas fasilitasnya, trus juga susah mau mendapatkan barang - barang tertentu. Harus keluar kota, atau pesen dulu gitu. Tapiiiii, disisi lain saya bersyukur sekali, kalau lihat keadaan di kota- kota besar dengan semua fasilitas tapi malah lebih parah kondisinya banjir, kriminal dan macet yang katanya sudah parah dan membahayakan itu.

Memang segala fasilitas masih terbatas di sini, di Madiun kota Gadis, tapi sangat bersyukur karena tidak perlu menghabiskan waktu dijalan berjam- jam untuk berangkat kerja. Harga makanan juga terjangkau, kondisi kotanya juga lumayan aman. Love Madiunlah pokoknya, hehe. Kalau kata temen saya sih, waktu ditinggali disebut- sebut terus kekurangannya. Tapi pas merantau atau meninggalkan kota kelahiran bakal sangaaatttt kangen. Hahahahaha. Untuk itulah lagi- lagi saya bersyukur dari dulu gak pernah melancong kemana- mana sampai saya punya keluarga sendiri. Boring? Honestly, kadang iya. Tapi tetep bersyukur karena bisa terus dekat dengan keluarga saya, gak perlu nunggu libur panjang atau lebaran untuk ketemu orang tua tersayang. Daaan, gak perlu nabung dulu buat puang kampung *emakngirit hahahaha.
I LOVE MADIUN :)


Kalau kota kalian sendiri seperti apa?

Selasa, 01 Januari 2013

Welcome 2013

Welcome 2013, be nice to me yaaa. Yah kira-kira itulah yang saya ucapkan bangun tidur tadi pagi. (gak ngomong juga si sebenernya, cuman mbatin dalam hati aja :p)

Agenda hari ini mengawali tahun baru, ngajak si kecil sama si papa lihat atraksi lumba- lumba. Habis itu makan es krim deh dirumah. Is it sounds so simple? No, it is not, for me. For my little family. Semua hal yang kami lewati bersama disaat waktu luang, apapun itu selalu terasa spesial, hehe.

Berharap temans semua juga melewati hari pertama tahun ini dengan "spesial" juga ya... Well, sekali lagi "Selamat Tahun Baru 2013" *tiup terompeet

Senin, 31 Desember 2012

Tahun ini

Tinggal hitungan jam tahun ini, tahun 2012 akan segera berlalu. And of course, there are a lot of beautiful moments happened in my little family. Kaninda yang genap 1 tahun, papah dengan pekerjaan baru, Kaninda's first long trip (tepatnya kemarin 30/12/12) yang alhamdulilah lancaaarrr, dan masih banyak lagi hal- hal kecil lainnya menyempurnakan perjalanan keluarga kecil kami tahun ini.

Yang pasti tahun ini bersyukuuur sekali karena selalu diberi semuaaa kemudahan, solusi dan keputusan tepat disaat adaaaa aja hal2 kurang mengenakkan menghampiri kami. Semoga tahun depan Allah juga senantiasa teruuus memberikan kemudahan, kesehatan, dan limpahan rezekinya buat keluarga kami, amiieeennnn.

Dan, satu hal ni yang bikin saya sedih, saya masih BELUM PRODUKTIF nulis alias posting di blog ini. Masih, sama seperti tahun lalu, janji tinggal janji. Insya allah deh, tahun depan bisa lebih rajin lagi nulisnya. Amiiieeeennkan ya temans :)

Okeee, kali ini saya pengen nampilkan foto-foto Kaninda tahun ini, mulai awal bulan sampai desember ini. Yaahhh, kaleodoskop dalam bentuk foto gitulah ya kira2. Hehehe.

Ini foto awal tahun 2012, usianya masih 5 bulan. Masih oke- oke aja didandanin pake bando, jepit dan aksesoris lainnya, sekarang?? Jangan tanya, gak sampe 5 menit sudah gak nempel aksesorisnya.



Yang ini, waktu usianya pas 6 bulan. Fotonya diambil waktu dirumah ada acara piton- piton. Jadi kalau di tradisi jawa, ada istilah piton-piton ya untuk memperingati 7 bulan hari kelahiran bayi (mungkin kalau isrilah tempat lain upacara turun tanah). 7 bulan kok ngrayainnya usia 6 bulan? Nah, itu lagi berdasar tradisi kalau anak perempuan itu di pitoni pas umurnya 6 bulan, sementara anak laki- laki pas umur 7 bulan.


Foto ini diambil waktu usianya 8 bulan, dan gigi depannya sudah mulai numbuh. Kelihatan kan, ada 2 gigi kelinci :)


Setelah tumbuh gigi, di usia 9 bulan Kanin sudah mulai bisa duduk sendiri, meski kadang lupa kalau lagi duduk, alias tiba- tiba ambruk ke belakang. Hehe, makanya di foto ini di sekitarnya ada bantal- bantal buat jaga- jaga kalau "lupa" dianya :p


Masih ndut banget ni badannya di usia 11 bulan. Foto diambil waktu dia mainan puzzle.


Nih penampakkannya waktu pegang puzzle. Sekarang sudah bosen sama mainannya ini.


Foto diambil tepat pas hari ulang tahun pertamanya. Gak ada perayaan apa- apa dirumah hanya beli kue trus suruh tiup lilin aja. Sebelumnya di peringati waktu dia umur sepuluh lapan (sekitar 11 bulan). Cuman nganter kue sama nasi kuning dan snack- snack gitu ke tenagga dan saudara. Soalnya pas ultahnya itu H+ 2 lebaran, jadi g ada yang bantuin masak :p


Bulan September, waktu umurnya 13 bulan dan lagi belanja bulanan. (Pict. by papa)


Bulan oktober, waktu umurnya 1 tahun lebih 2 bulan. Masih titah. Dan foto ini diambil waktu dia lagi sakit (sediih banget liatnya). Dan diusia ini lumayan agak lama ni sakitnya. Hampir seminggu meski demamnya sudah turun dia masih maleeeess ngapa- ngapain. Padahal biasanya kalau demam itu dia masih mau maen, maem juga g susah. Sediih deh kalau inget ini. Tapi kata DSA nya gpp. Sampe saya dan suami akhirnya mempercepat beliin dia sepeda roda 3 dengan harapan dia seneng dan ceria lagi dan males nya karena habis sakit hilang. (Awalnya mau membelikan sepeda roda 3 pas dia sudah jalan aja).


Ini foto studio pertamanyaaaa, hehe. (15 m) Duuh, asli ya susah bangetttt buat bisa dapetin foto yang pas. Soalnya waktu dijepret dia melongo mulu lihat lampu studio photo yang otomatis mati. Hahahaha, jadi gelii ingetnya. Luv u so sayang :*


Lagi pose bareng Kitty (pemberian kakak sepupunya, Azzam) dan little bee. Pas awal bulan Desember (15m lebih 2w)


Naahhh, ini foto terbarunyaa pas keluar jalan- jalan tanggal 24 desember kemarin. Ceritanya lagi enjoying dinner di Es Teller 77, lagi makan siomay ikan. Pinter deh, mau maem sendiri. Suuun lagi :*
Masih ada sebenarnya foto- foto lain. Cuman belum sempet mindah aja ni. Tahun depan deh ya, di posting :)

Oke, sudah cukup panjang ni ya nulisnya (tumben ya, sekalinya mau nulis) hahahaha. Baiklah, sekarang saatnya saya pulang 9ketahuankan kalau nulisnya sambil kerja alias on air), suami yang lagi libur cuti bersama sudah sms. Rencananya menikmati liburan akhir tahun mau lihat atraksi lumba- lumba hari ini. Sampai ketemu tahun depan, and HAPPY NEW YEAR 2013 :)





Minggu, 07 Oktober 2012

Sebuah Surat Dari Masa Depan

MInggu pagi ini saya awali aktivitas dengan "mengudara" (baca: kerja). Minggu pagi kerja? Gak enak banget yah kedengerannya? Inilah bagian dari konsekuensi orang yang bekerja dibidang jasa. Minggu bukanlah hari libur, peringatan hari raya, hari besar tidak selalu menjadi tanggal merah bagi kami. Yang jelas saking biasanya sejak 5 tahun yang lalu, saya cue aja kalau ada orang bilang "Hari Minggu kok kerja?"

Oke, kembali lagi ke minggu pagi saya. Siaran dengan format ringan, duet, interaktif dengan pendengar dan temanya ttg musim. Googling cari tambahan informasi, dan saya nemu ini. Sayang rasanya kalau tidak di share.

Sebuah Surat Dari Masa Depan

Aku hidup di tahun 2070. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun.
Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih.Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi.

Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku,, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya.

Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral. Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan,, sekarang kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air.

Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja.

Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: “JANGAN MEMBUANG BUANG AIR” tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas.

Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik.

Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya. Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis. Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari.

Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari. Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah. Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air. Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun.

Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang. Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi.

Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon] Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. Udara yang tersedia di dalam “kawasan ventilasi” tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun. Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata. Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim.

Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi. Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau. Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu. Dia bertanya: – Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ? Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. .. Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !.

Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah mencapai titik akhir. Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini !

Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang. Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita. Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelak”

“AIR DAN BUMI UNTUK MASA DEPAN”

“TANAMLAH SEBANYAK-BANYAKNYA POHON DAN HEMATLAH AIR”


Panjang banget ya? Semoga gak malas bacanya, hi.. Tapi yakin deh, saya ngeri banget ngebayanginnya. Duuuh, gak pengen nasib anak cucu saya seperti surat itu. So, ayoo hemat air, tanam pohon, jangan buang sampah sembarangan dan lestarikan lingkungan untuk masa depan anak cucu kita kelak :)

Minggu, 23 September 2012

Sang Penghibur

Setiap perkataan yang menjatuhkan tak lagi ku dengar dengan sungguh,
Juga tutur kata yang mencela tak lagi kucerna di dalam jiwa,
Aku bukanlah seorang yang mengerti tentang kelihaian membaca hati,
Aku cuma pemimpi kecil yang berangan tuk merubah nasibnya,

Oh bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yg lelah jiwanya…

Ku gerak kan langkah kaki dimana cinta akan bertumbuh,
Kulayangkan jauh mata memandang tuk melanjutkan mimpi yang terputus,
Masih kucoba.. mengejar rinduku meski peluh membasahi tanah,
Letih, penat tak menghalangiku tuk temukan bahagia,

Oh bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yg lelah jiwanya

Bukankah hidup ada perhentian
Tak harus kencang terus berlari
Kuhela kan nafas panjang
Tuk siap berlari kembali

Bagai bintang yang bersinar menghibur yang lelah jiwanya,
bagai bintang yang berpijar menghibur yang sedih hatinya.


***Note : Akhir - akhir ini saya sedang suka (lagi) dengan lagu ini. Betul - betul menyemangati saya yg sedang galau versi anak mudanya,
Haaahhhh take a deep breath semoga Allah senantiasa terus menambah sto sabar untuk saya :)


Sabtu, 07 Juli 2012

3 Stages of LIFE

Hello everyone? How was your life? The answer is must be "Great" dong yaaa, hahaha. Aduuh luuuaamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa pake banget gak posting. Sepertinya janji saya buat rajin posting, rajin ngeblog menguap begitu saja. Kalah dengan rutinitas kerja, study, dan urusan lain yang membelenggu saya (alasan klasik). Rajin blog walking sih, cuman dont know why kalau sudah terlanjur lama gak posting mau memulai sulit (a.k.a males :p) banget. Hehehehe. Yah, harus saya akui, komitmen yang paling sering dilanggar memang komimen dengan diri sendiri. Karena nggak ada sangsi yang mengikat.

Tapi bicara soal waktu, tenaga, dan uang saya menemukan satu quote bagus,




Ada 3 masa dalam kehidupan :

1. Remaja : Punya banyak energi dan waktu, tapi belum cukup punya banyak uang.

2. Dewasa : Punya energi, punya cukup uang, namun tidak memiliki waktu.

3. Manula : Punya waktu, punya cukup uang, namun tak punya cukup banyak energi.


So, mari kita menikmati setiap detik kehidupan yang kita miliki, karena kita tidak dapat memiliki kesemuanya sekaligus. Ada di tahapan manakah Anda sekarang? Semoga bisa menikmatinya yaaaa. Hehe.

Well, saat ini sedang dihadapkan dengan beraneka macam jenis tugas akhir semester. Doakan supaya saya bisa mengerjakan dengan lancar dan hasil akhirnya memuaskan seperti yang saya dan keluarga harapkan. Amiiiinnnnnnnnn.

Oiya, my precious Kaninda sudah 10 months 2 weeks merangkaknya sudah kenceng banget, sekarang lagi belajar berdiri dan tetep kata yang diucapkan everyday adalah "papapapaaaaaaa".






Suka buah alpukat, kerupuk dan minum air putih (so excited kalau liat air mineral gelasan), bergaya menelpon dengan meletakkan tangan ditelinganya, gaya bedakan sendiri, sisiran sendiri, pokoknya tiap hari adaaaa aja. Doakan supaya Kaninda sehat selalu kian hari makin tambah pinter,dan jadi anak yang solehah. Amieeennn. Hmmmm jadi pengen cepet2 pulang (soalnya saya posting disela2 kerja) hihihi. Jangan ditiru yaaa :)
Finally, have a great weekend everyone!


Minggu, 12 Februari 2012

All about MP-ASI (Jadwal, Resep, etc)



Persiapan MP-ASI si dedek alias my lil' angle atau tuan puri kecilku, halah :p, tiap hari browsing, ngubek2 kata kunci MP-ASI yg dimodifikasi sedemikian rupa, biar artikel yg keluar variatif. Hehe. Secara pengalaman pertama daaaan saya gak (eh belum ding tepatnya, hehe) belum mahir dalam ranah masak memasak. Buat yg punya background sama (pengalaman pertama dan belum mahir masak), ini ada beberapa resep dan jadwal pemberian MP-ASI. Semoga bermanfaat yaaaa :


Jadwal Pemberian MPASI

Kenalkan makanan pendamping ASI secara bertahap. Mulai dari yang bertekstur lembut dan encer serta hanya terdiri dari satu jenis makanan atau buah seperti pure buah-buahan yang mudah dicerna dan tidak merangsang. Kemudian meningkat dengan campuran dua macam atau lebih jenis makanan yang dihaluskan seperti bubur saring dan seterusnya.

Kreasikan campuran dan jenis makanan berbeda sehingga bayi tidak mudah bosan dan tentunya memperkaya perbendaharaan cita rasa bayi.

Perlu diingat untuk memberikan secara bertahap jenis dan macam makanan pada pada saat bayi. Ada jenis bahan makanan tertentu yang sebaiknya belum diberikan saat-saat awal berlatih makan makanan padat. Kapan sebaiknya pemberian makanan padat pada bayi? Jenis bahan makanan apa yang cocok diberikan pada usia tertentu?

- Usia 6 -7 bulan Pure buah, bubur saring sayuran atau kacang2an (satu kali dalam 24 jam)

- usia 7 – 8 bulan Pure buah, bubur lembut atau bubur saring labu kuning, beras, jagung atau kentang (karbohidrat kompleks) (satu kali dadlam 24 jam)

- usia 8 – 9 bulan Pure buah dan bubur saring (masing2 satu kali dalam 24 jam)

- usia 9 – 10 bulan Jus buah, bubur saring dan makanan tim (masing2 satu kali)

- usia 10-12 bulan makanan tim (tiga kali sehari)

jus buah dan makanan selingan (masing2 sekali)


Makanan Pendamping ASI untuk Usia 9-12 bulan

Pengenalan makanan pendamping ASI dapat dilakukan saat bayi menginjak usia 6 bulan. Kemudian secara bertahap, bayi dapat diperkenalkan pada beragam jenis makanan dan cita rasa, sehingga menambah perbendaharaan rasa dan pilihan makanan untuknya.

Namun perlu diperhatikan bahwa pada usia tertentu bayi belum bisa menerima jenis makanan tertentu karena teksturnya atau kandungan zat dalam bahan makanan tersebut yang tidak mudah dicerna.

Bahan makanan apa yang tidak disarankan untuk usia bayi antara 9 – 12 bulan?

* Daging sapi atau ayam yang berlemak, seperti sandung lamur atau tetelan atau kulit ayam

* Daging olahan seperti sosism abon, bakso atau nuget dan daging asap.

* Jeroan seperti ginjal, paru dan usus

* Putih telur

* Ikan yang mempunyai banyak duri seperti teri, bandeng atau ikan mas

* Kacang-kacangan kecuali selai kacang buatan sendiri. Perlu dihindari: kacang metem almond dan kenari

* Gula pasir atau garam yang berlebihan

* Jenis makanan atau bumbu yang merangsang seperti merica atau cabai


Panduan Menyiapkan Makanan Bayi

Kapan saat yang tepat memberikan MPASI?

Pertumbuhan bayi usia di atas 6 bulan membutuhkan asupan zat Gizi yang lebih beragam. Selain itu aktifitas fisiknya semakin meningkat serta pertumbuhan yang pesat sehingga ia memerlukan kalori dan nutrisi selain ASI, dan jumlahnya pun bertambah sejalan dengan pertumbuhannya. Pada saat inilah yang tepat untuk memberikan Makanan Pendamping ASI atau MPASI.

Seperti apa MPASI itu?

Makanan Pendamping ASI sebaiknya mengandung banyak cairan, terutama untuk bayi usia 6 bulan yang baru belajar makanan padat. Cairan didapatkan dari bahan makanan yang mengandung banyak cairan seperti pure buah, jus buah segar dan penambahan air matang atau ASI/Susu Formula. Pastikan memberi bayi makanan segar, bukan jus hasil buatan pabrik terutama yang bukan diperuntukan untuk makanan bayi.

Bagaimana memilih bahan MPASI?

Usia bayi 6-8 bulan:

Jenis buah: pepaya, pri, apel, pisang, melon dan jeruk baby

Jenis sayuran: brokoli, bayam merah/hijau, wortel dan daun kangkung

Kacang-kacangan: kacang hijau, kacang merah, kacang polong dan kedelai. Untuk beberapa jenis kacang seperti kacang merah dapat dikupas dahulu di awal pemberian.

Usia bayi 8-9 bulan:

Semua yang diberikan di usia sebelumnya, ditambah beberapa makanan sumber karbohidrat dan protein.

Sumber Karbohidrat: beras merah/putih, Jagung manis, labu kuning

Sumber protein: daging sapi dan daging ayam (pilih daging tanpa lemak), hati ayam, daging ikan tanpa duri seperti salmon, gindara, tenggiri, marlin dan kakap. Tempe dan tahu/tofu.

Bahan tambahan: yogurt bayi dan keju alami, ada juga keju khusus bayi yang rasanya tawar serta sedikit mengandung garam.

Usia bayi 9-12 bulan:

Pada usia ini bayi dapat mulai diperkenalkan pada variasi rasa dan tekstur makanan yang beragam sehingga menambah perbendaharaan cita rasa si kecil

Sayuran berserat seperti buncis muda dan kacang kapri

Kuning telur yang dimasak hingga matang

Bahan makanan seperti makaroni, pasta dan mie. Hindari mie instan plus bumbunya karena mengandung banyak garam dan vetsin. Sebisa mungkin tidak menambahkan bumbu dan kaldu instan.

Finger food atau makanan yang dipotong-potong seukuran jari seperti apel, pir, wortel yang dapat dikukus sebentar, mentimun dan kentang goreng.

Bagaimana mengolah makanan bayi?

Banyak ragam cara pengolahan yang dapat anda ikuti. Detil pengolahan dapat dilihat di setiap resep makanan balita. Beberapa saran dan tips pengolahan standar sebagai berikut:

* Pastikan mencuci tangan sebelum mempersiapkan makanan bayi

* Gunakan peralatan yang disediakan khusus untuk bayi. Tak perlu yang mahal, cukup pisahkan peralatan memasak untuk bayi dengan peralatan masak untuk keluarga

* Perhatikan kebersihan peralatan tersebut, pastikan untuk mencuci bersih peralatan masak dan makan. Peralatan makan dapat disterilisasi dahulu sebelum digunakan.

* Bahan makanan dapat dikukus, rebus, ditim atau dimatangkan dengan microwave tergantung dari jenis makanannya

* Untuk membuat pure buah yang halus anda dapat menggunakan food processor, atau pergunakan alat sederhana seperti penyaring teh setelah diblender dengan sedikit air.

* Usahakan untuk mengolah bahan makanan untuk sekali makan terutama pure buah.

* ASI atau susu formula dapat ditambahkan dalam proses pengolahan.

* Bubur halus dapat dibuat sekaligus untuk disimpan di freezer paling lama hingga 30 hari. Wadah penyimpanan dapat menggunakan wadah es batu dan dimasukan dalam kantung plastik pembungkus. Dapat juga digunakan wadah-wadah plastik khusus makanan seukuran sekali makan. Untuk menyajikannya dapat dipanaskan dengan microwave, dengan mengukus atau cukup dipanaskan di atas kompor.

* Hindari menyimpan makanan sisa di freezer. Sebaiknya sisa makanan dibuang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


1. Bubur Tepung Kacang Hijau

CARA MEMBUAT TEPUNG KACANG HIJAU cuci bersih kacang hijau dalam jumlah sekehendak, tiriskan lalu sangrai sampai kering. Angkat. Tumbuk perlahan agar kulitnya mengelupas. Buang kulitnya, lanjutkan menumbuk hingga halus, ayak.

TEPUNG KACANG HIJAU

Saat ini sudah tersedia di pasaran tepung kacang hijau yang sudah jadi. Malah ada yang terbuat dari kacang hijau alami yang ditanam tanpa pupuk kimia sintetis dan pestisida kimia, alias organik.

BUBUR KACANG HIJAU

Bubur kacang hijau sangat baik untuk dijadikan makanan selingan dan MPASI yang sehat.

Berikut ini beberapa resep MPASI yang menggunakan tepung kacang hijau:

# Resep Susu Kacang Hijau#

Bahan 1 sendok makan tepung kacang hijau 300 ml air 200 ml susu UHT gula secukupnya

Cara memasak: Campur tepung kacang hijau, air dan gula, aduk rata. Masak di atas kompor sambil terus diaduk sampai matang. Setelah matang tambahkan susu UHT. Siap dihidangkan

#Bubur Kacang Hijau Saus Jeruk#

Bahan: 20 gr Tepung Kacang Hijau, 200 ml air, 1 sdm susu formula Saus: 30 ml air perahan jeruk baby

Cara membuat:

• Aduk rata tepung kacang hijau dan air. Masak di atas api kecil sambil diaduk hingga matang dan kental. Angkat. Tambahkan susu formula, aduk rata. Biarkan hingga agak dingin.

• Sajikan bubur dengan sausnya.

#Bubur Kacang Hijau Saus Melon#

Bahan: 20 gr Tepung Kacang Hijau 200 ml air 1 sdm susu formula Saus: 50 gr melon jingga

Cara membuat:

• Aduk rata tepung kacang hijau dan air. Masak di atas api kecil sambil diaduk hingga matang dan kental. Angkat. Tambahkan susu formula, aduk rata. Biarkan hingga agak dingin.

• Proses melon dengan blender hingga halus

• Sajikan bubur dengan sausnya

• Catatan:Ibu bisa saja menggunakan melon hijau tetapi melon jingga lebih baik karena mengandung betakaroten. Untuk 1 porsi ibu menggunakan ASI perah dan susu formula.daripada air biasa. Hanya saja, jika menggunakan ASI perah, kurangi jumlah air agar bubur tak terlalu cair. Campurkan ASI setelah bubur matang.


2. Bubur Saring Alpukat Tuna

Bubur saring adalah salah satu jenis makanan padat yang dapat diberikan di awal pengenalan makanan padat, yaitu usia 6 – 7 bulan. Perlu diperhatikan juga penerimaan si kecil atas jenis rasa baru. jangan memaksakan jika si kecil tak suka. tapi cobalah dengan mencampur dua jenis makanan sehingga rasa menjadi lebih nyaman bagi bayi.

Pilihan bubur saring buah alpukat dan ikan tuna adalah salah satu contoh penggabungan dua rasa yang segar, lezat dan sehat. Ikan tuna mempunyai zat gizi yang sangat baik untuk proses pertumbuhan. sayang kiranya jika kita tidak memberikan pada si bayi hanya karena rasanya yang agak amis. Campuran alpukat menutup rasa amis tuna dan menjadikan bubur saring ini gurih dan lezat.

Selamat mencoba!

75 gr alpukat, kupas dan potong kecil-kecil

2 sdm tuna kalengan (tuna in oil), tiriskan dan suir-suir kecil

2 sdt keju tawar rendah lemak

1 sdt yogurt tawar

1/2 buah tomat, kupas dan ambil daging buahnya saja

Cara membuat:

1. Blender semua bahan sekaligus hingga lembut

2. Segera isajikan

3. atau jika ingin makanan agak hangat, dapat hangatkan sebentar saja di pemanas makanan bayi

3. Bubur Wortel Jeruk

Bayi dengan usia diatas 7 bulan mulai dapat diberikan sayuran. Serat yang tinggi dari sayuran belum dapat dicerna dengan baik untuk usia dibawah 7 bulan. Wortel mengandung beta karoten yang baik untuk pertumbuhan dapat menjadi salah satu pilihan macam sayuran.

Bahan:

50 gr Wortel import

3 sdm perasan jeruk baby atau ASI

Cara membuat:

1. Kukus wortel hingga empuk dan berair

2. Blender bersama perasan jeruk baby hingga lembut

3. Sajikan segera


4. Pure Pisang Jeruk

Menu bayi pendamping ASI ini cocok untuk Bayi yang baru belajar makan makanan padat. Tekstur pisang yang lembut dan licin dapat memudahkan bayi menelan.

Perasan jeruk manis menambah kaya rasa pada pure ini. Bayi pun pasti suka. Perlu diingat untuk memberi makanan padat pertama setelah bayi berusia 6 bulan. Selain program ASI eksklusive yang penting untuk proses tumbuh kembang juga karena sistem pencernaan bayi dibawah 6 bulan belum siap untuk makanan padat.

Selamat mencoba!

Bahan:

1 buah pisang ambon yang masak

1/2 buah keruk baby

Cara membuat:

1. Kupas pisang ambon dan lumatkan dalam mangkok makan bayi

2. Campurkan perasan jeruk baby dalam pisang yang telah lumat

3. Aduk rata dan sajikan segera


5. Biskuit Susu Saus Apel


Biskuit bayi banyak tersedia di toko makanan serta mudah mendapatkannya. Namun kadangkala bayi bosen dengan rasa dan tekstur biskuit.

Dengan sedikit ide, bunda dapat membuat menu variasi dari biskuit bayi yang dapat membangkitkan selesar makan si mungil.

Selamat mencoba!

Bahan:

2 keping biskuti bayi rasa Original

40 ML susu formula atau ASI

1 buah pisang ambon, ambil dagingnya saja

50 gram apel merah manis, kupas dan kukus hingga lunak

1 jeruk baby diambil airnya

Cara membuat:

1. Rendam biskuit bayi dalam susu/ASI hingga lunak, sisihkan

2. Apel, pisang dan air jeruk diblender hingga halus

3. Campurkan saus buah2an tersebut dalam rendaman biskuit yang halus

4. Sajikan segera


6. Bubur Saring Kuning Telur

Resep ini cocok untuk bayi usia 10 bulan ke atas yang tentunya sudah dapat mencerna bahan makanan yang lebih kompleks. Campuran bayam hijau dan tomat dapat menghilangkan amis telur dan tentu saja menambah cita rasa dan asupan gizi.

Bahan :20gr beras

25gr tempe

25 gr daun bayam hijau

25gr tomat dipotong kecil

1 kuning telur ayam kampung, kocok lepas

1 sdt mentega tawar

625cc air

Cara Membuat:

1. Rebus beras, air, dan tempe sampai menjadi bubur, masukkan bayam dan tomat hingga matang.

2. Masukkan kuning telur dan mentega sambil diaduk hingga matang.

3. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.


7. Jagung Manis Brokoli

Bahan : 1 bh jagung manis

50 gr brokoli

50 ml ASI/formula

Cara Membuat :

Bersihkan brokoli per kuntum, cuci bersih lalu dikukus. Cuci bersih jagung manis, kemudian kukus bersama dengan brokoli. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender. Masak sebentar dengan api kecil.

Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.


8. Pure Pepaya Jeruk

Bahan : 1 iris sedang papaya California

50 ml jeruk baby

Cara Membuat :

Kupas papaya, ambil dagingnya, potong-potong kecil. Tambahkan jeruk baby dan haluskan dengan menggunakan blender. Saring dengan saringan kawat.


9. Pure Pisang

Bahan : 1 bh pisang

50 ml ASI/formula

Cara Membuat :

Pisang dikupas dan potong-potong kecil, haluskan dengan garpu tambahkan ASI untuk mengencerkan. Saring dengan menggunakan saringan kawat.


10. Pure Pir

Bahan : 1 bh pir

50 ml ASI/formula

Cara Membuat :

Kupas kulit pir, potong-potong kecil kemudian dikukus hingga lunak. Haluskan pir kukus dengan menggunakan blender, campur dengan ASI. Kemudian saring dengan menggunakan saringan kawat.


11. Pure Apel

Bahan : 1 bh apel

50 ml ASI/formula

Cara Membuat :

Kupas kulit apel, potong-potong kecil kemudian dikukus hingga lunak. Haluskan apel kukus dengan menggunakan blender, campur dengan ASI. Kemudian saring dengan menggunakan saringan kawat.

12. Beras Merah Caisim

Bahan : 2 sdm tepung beras merah

50 gr caisim iris kecil

50 ml air

50 ml ASI/formula

Cara Membuat :

Caisim yang sudah diiris kecil, buang bagian kerasnya cuci bersih lalu dikukus. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender.

Siapkan panci tuang hasil blender caisim dan tepung beras merah, masak dalam api kecil hingga matang dan kental.

Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.


13. Beras Merah Sawi Putih

Bahan : 2 sdm tepung beras merah

50 gr sawi putih iris kecil

50 ml air

50 ml ASI/formula

Cara Membuat :

Sawi putih yang sudah diiris kecil, buang bagian kerasnya cuci bersih lalu dikukus. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender.

Siapkan panci tuang hasil blender sawi putih dan tepung beras merah, masak dalam api kecil hingga matang dan kental.

Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.


14. Beras Merah Brokoli

Bahan : 2 sdm tepung beras merah

50 gr brokoli

50 ml air

50 ml ASI/formula

Cara Membuat :

Bersihkan brokoli per kuntum, cuci bersih lalu dikukus. Setelah matang campur dengan air dan dihaluskan dengan menggunakan blender.

Siapkan panci tuang hasil blender brokili dan tepung beras merah, masak dalam api kecil hingga matang dan kental.

Setelah agak dingin campur dengan ASI, saring dengan menggunakan saringan kawat.


15. Pure Ubi Merah Jagung

Bahan : 1 bh ubi merah

½ bh jagung manis

80 ml ASI / formula

Cara Membuat :

Ubi merah yang sudah dibuang kulit dan dipotong kecil-kecil, dikukus bersama dengan jagung manis sampai lunak.

Haluskan ubi merah, jagung manis dan ASI dengan menggunakan blender, kemudian disaring dengan saringan kawat.


Source : http://mitanadeki.blogspot.com/search/label/MPASI

Sabtu, 28 Januari 2012

Kaninda, 5 months



Masuk tahun baru ini Kaninda sudah genap 5 bulan. Yieyyy :)
Alhamdulilah makin hari makin tambah pinter. Sekarang sudah hafal betul sama mama dan papanya. Kalau lagi ada papanya wiew, langsung kegirangan ketawa dan over act gitu kesannya.. Hehehe..
Sudah bisa balikin badannya sendiri dari posisi tengkurep. Suka ngomong atau ''gremeng'' (bahasa Jermannya) kalau mau bobo. Rambutnya masih belum tumbuh yang belakang, hiks. Suka gemes kayak mau gigit pas lagi nenen. Rencananya mau dikasih teether nanti.
Bulan depan sudah mulai maem alias MPASI, agak khawatir juga kira-kira nanti bisa bikin MPASI sendiri gak ya, dilihat dari pengalaman yg kurang, skill masak juga, belum lagi masalah waktu. Haaahhhh, bismillah deh, diniatin ngasih yang terbaik buat dedek pokoknya. Soalnya memang niat banget ngasih MPASI yg alami, dan meminimalisir pemberian MPASI instant atau buatan.
Oiya, alhamdulilahnya sebulan ini dapet libur study, jadi cuman kerja aja. Itu berarti waktu sama dedknya jadi banyak, hehe.



Minggu, 01 Januari 2012

Welcome 2012

Dear past, thank you for your lesson.
Dear future, I'm ready.
Dear God, hopefully that everything will be nice and thank you for another chance.

Happy New Year..

Sabtu, 24 Desember 2011

It's time to back

Duuuh, lamaaaa pakai sekali gak blogging. Kangennnn banget rasanya. Tapi apa boleh buat yaaaa, buanyak bgt yang harus dikerjakan. Target menyelesaikan study tepat waktu, kerja daaan tugas baru menjadi ibu, rasanya 24 jam kurang untuk melakukan semua aktivitas itu. Salah satu bagian yg "dikorbankan" adalah blogging. Jadi mikir2 mau nyalain laptop, mending buat tidur aja kali yaaaa.. hehe..

Sebenernya sejak dedek masih dikandungan, sudah niat bgt untuk menceritakan perkembangannya dari hari ke hari sampai perkembangannya setelah lahir. Tapi eh tapi,ternyata pas lagi hamil banyak malesnya :p

Dan, sekarang alhamdulilah dedek Kaninda sudah 4 bulan (tepat tgl 21 kemarin). Makin pinter aja, dari gesture atau gerakan tubuh sudah bisa minta pengen digendong siapa, kalau liat utinya (ibu saya) langsung senyum meskipun ngantuk. Penglihatannya sudah jelas, sangat jelas. Jarak pandangnya sudah jauh, dan beratnya 7 kg. Oiyaaa, sudah bisa tengkurep dan nyangga kepala sendiri,dan hobi ngoceh. Kenceng banget suaranya, hehe..



Kaninda dan papa



Dan,sesuai judul postingnya, pengen aktif blogging lagi. Hmmmm malas pergi jauh kau yaaaa :p

Senin, 28 November 2011

My lil' princess



My first, my last, my everything
And the answer, to all my dreams
You're my sun, my moon, my guiding star
My kind of wonderful, that's what you are
(Barry White - My First, My Last, My Everything)





Rabu, 03 Agustus 2011

Sometimes, smiling doesn't mean happiness at all. It's just a way to say that I'm tired of criying!
Is that true?

Senin, 06 Juni 2011

My beloved fams..

Memang benar, kasih sayang orang tua tidak akan pernah putus. Kasih sayangnya sepanjang masa. Tidak tertandingi. Oleh siapapun! Tidak seorang pun!
Dan sekarang, saya betul - betul merasakannya. Saat sakit seperti ini, jangankan teh hangat! Air putih pun saya harus bersusah payah mengambilnya sendiri.
Tidak ada yg lebih dari bapakku yg super penyayang, ibuk yg super perhatian, dan my lil' bro yg sangat perhatian...
Luv they so much, much, much and much!

Jumat, 29 April 2011

It's time to change



Huuuummhhhh.. Saya awali dengan menghela nafas panjang menulis posting ini. Kangen dengan agenda menulis, kangen blogwalking, kangen memberi komentar dipostingan2 menarik. Tapi apa daya, beban tugas bertambah. Saya tidak lagi bisa seenaknya sendiri, karena memang sekarang tidak hanya mengurus diri sendiri. Ada gelar baru buat saya, meskipun study belum juga selesai. Gelar baru yang tidak saya dapatkan dari bangku kuliah, tidak harus menempuh ratusan SKS untuk mendapatkannya. Tapi bukan berarti mendapatkannya begitu saja. Saya melalui fase panjang untuk sampai pada titik ini. Dan Tuhan, mengijinkannya sekarang. Let says Alhamdulilah.
I'm is a housewife. Unbelievable. But it's great!!! And I really really enjoy it!!!

So, sekarang saya bukan lagi gadis, perempuan atau pun berada ditengah-tengan antara gadis dan perempuan. Saya adalah seorang WANITA :)

Selasa, 08 Maret 2011

Metamorfosa

They said that I never grow up
They said that I'am just little girl
They said that I still need help for stand up with my own feet



But, since 3 years ago, I'm not a girl and not yet a woman



And now, I'am not a little girl anymore
I'am a woman, turning in to a lady...

Sabtu, 05 Maret 2011

My Favorite Places...



Yang pertama mungkin bisa ditebak, adalah kamar saya. Tempat dimana saya benar2 merasa nyaman, melepas lelah, merenung, memanjatkan doa, belajar, menyusun mimpi dan mengembalikan tenaga yang terkuras sehari penuh. Meskipun hanya ada kasur, meja dan almari tapi tempat ini betul2 tempat yang nyaman (buat saya).



Tempat kedua yang menjadi favorite saya adalah tempat kerja. Diruangan ini saya benar benar dituntut harus profesional. Bagaimanapun keadaan saya saat berada ditempat ini sesungguhnya, mereka (baca : pendengar) tidak boleh tahu. Saya sedang sedih, marah, kecewa, kurang enak badan, bad mood atau bahkan ingin menangis sekalipun harus bisa menahannya. Oleh karena itulah ketika suasana hati sedang tidak baik, saya merasa tempat ini sebagai pengontrol buat saya. Tempat ini pula yang mewujudkan keinginan saya, dan semoga berawal dari tempat ini mimpi saya berikutnya akan bisa terwujud. Amien ya rob...




Anda tertawa ketika saya memasukkan tempat ini menjadi salah satu tempat favorite saya? :) Jangan salah kawan,tempat "pembuangan sampah" kita ini justru sangat menarik buat saya. Merenung, diam, menyelami hal-hal yang sudah saya lewati bahkan sering mendatangkan inspirasi buat saya. Ternyata inspirasi saya, ide, dan hal-hal besar lain yang saya pikirkan terlahir dari tempat ini. Tempat yang menurut sebagian besar orang jorok, kotor, berada dibelakang. Justru menjadi tempat menarik bagi saya, setiap pagi, setiap hari :)



Terakhir, meskipun saya tidak piawai masak tapi tempat ini menjadi favorit saya. Meski ada meja makan, tapi don't know why saya suka makan dikursi dapur, dibelakang. Tanpa posisi duduk formal, makan dengan menu seadanya, obrolan ringan, berat, jengkel biasanya terjadi disini dengan ibuk, bapak atau adek saya. Tapi belakangan teman ngobrolnya tambah satu lagi, pasangan saya. Calon pasangan seumur hidup. Amien.

Well, ini beberapa tempat yang membuat saya nyaman, mendatangkan inspirasi buat saya. Bagaimana dengan anda? :)


NB : Sebenernya postingan ini sudah ngendon di draft dari setahun lalu. Iseng-iseng buka, saya lanjutin aja, mumpung semangat nulis.

I'am a stronger woman. Isn't it?

I'm gonna love myself more than anyone else
Believe in me, even if someone can't see
The stronger woman in me

Senin, 31 Januari 2011

ANEH



Saya benci JAKARTA dan SURABAYA.

Bagi saya ada hal tidak logis yang tidak bisa saya jelaskan kenapa saya membencinya. Bukan sekadar karena kemacetan yang bisa menguras kesabaran tiap harinya. Ataupun polusi dan padatnya dua kota itu. Lebih dari semua alasan itu, ada hal tidak logis yang membuat saya membencinya.

ANEH? Mungkin iya. Yang jelas ada hal yang tidak ingin saya ketahui lebih banyak dari kota ini.
Saya, benci JAKARTA, SURABAYA.