KURNIAWAN'S FAMILY

Kurniawan's Family

Selasa, 29 Januari 2013

AJARI PUTRAKU

Selamaatttt hari Selasaaaa :D Duuh, pagi ini dingiin di Kota Gadis, kemarin sore sampe malem hujan gak berhenti- berhenti. Tapi kali ini saya gak akancerita soal prakiraan cuaca, banjir atau penyakit dimusim penghujan. Saya hanya mau membagikan informasi mengenai cuplikan surat dari Abraham Lincoln kepada guru dari putranya (diambil dari buku Born to be Happy by Promod Batra, MBA)
Ini cuplikannya :

….Ia memang harus belajar, saya tahu, bahwa manusia tidak adil, manusia tidak benar. Tetapi ajari ia juga, bahwa di antara orang-orang jahat ada seorang pahlawan; bahwa di antara para politisi yang suka mementingkan diri, ada seorang pemimpin yang berdedikasi.

Ajari ia bahwa di antara musuh ada seorang sahabat. Semua memerlukan waktu, saya tahu itu, tetapi ajari ia sebisa Anda, bahwa satu dolar yang diusahakan jauh lebih berharga daripada lima dolar yang ditemukan.

Ajari ia untuk belajar kalah dan juga untuk menikmati kemenangan. Arahkan ia agar menjauhi keirihatian. Sebisa Anda, ajari ia rahasia tawa dalam diam. Biarkan ia belajar dengan cepat bahwa anak-anak pengganggu paling mudah dikalahkan.

Ajari ia, sebisa Anda, indahnya buku-buku, tetapi berikan juga kepadanya waktu untuk berpikir secara mendalam tentang misteri dari burung-burung di angkasa, lebah-lebah di teriknya sinar matahari, bunga-bunga di lereng bukit hijau.

Ajari ia di sekolah bahwa jauh lebih terhormat untuk gagal daripada menipu dan mencontek

Ajari ia untuk mempunyai kepercayaan dalam gagasan pribadinya, meskipun orang lain mengatakan kepadanya bahwa gagasan-gagasannya itu salah. Ajari ia untuk erlakum lembut terhadap orang-orang yang bertabiat lembut, dan berlaku keras terhadap orang yang keras.

Cobalah untuk memberi putra saya kekuatan untuk tidak mengikuti kelompok terbesar ketika semua orang mengikuti pendapat orang banyak.ajari ia untuk mendengarkan semua orang, tetapi ajari ia juga untuk menyaring segala sesuatu yang ia dengar melalui saringan kebenaran dan hanya mengambil yang baik-baik saja.

Ajari ia, sebisa Anda, bagaimana untuk tertawa di kala sedang bersedih. Ajari ia agar tidak malu untuk menangis. Ajari ia untuk menertawakan yang sinis dan berhati-hati dengan kemanisan yang berlebihan.

Ajari ia untuk menjual tenaga dan pikiran kepada penawar yang tertinggi, tetapi jangan pernah mencantumkan label harga untuk sanubarinya. Ajari ia untuk menutup kedua telinganya terhadap kelompok orang yang melolong-lolong dan berani berdiri dan berjuang bila menurutnya dirinyalah yang benar.

Ajari ia dengan penuh kelembutan ,tetapi janganlah memanjakannya. Biarkan ia mempunyai keberanian untuk tidak bersabar, biarkan ia mempunyai kesabaran untuk berani.

Ajari ia selalu memiliki kepedulian mulia terhadap umat manusia. Pesan ini berat, akan tetapi lakukan saya sebaik Anda. Ia anak laki-laki kecil yang baik, putraku.


Semoga bisa jadi bahan renungan ya, bahwa kadang sebagai orang tua kita harus menghargai proses daripada hasil akhir, mengajarkan anak mencoba jujur dengan diri sendiri dengan tidak mencontek dan tidak takut gagal. Semoga bermanfaat, selamat beraktifitas temans :)


Minggu, 06 Januari 2013

KOTA GADIS

Oke, kali ini saya pengen cerita soal kota kecil tempat saya tinggal. Yahhh, I will tell you about MADIUN. Is it sounds great? Iya kan? *maksa. Ehhm, sebentar agaknya ada yang perlu saya luruskan. Jadi Madiun itu dibagi dua wilayah, kabupaten dan kota ya. Naaah, rumah saya itu dikabupatennya si sebenernya, but dari jaman saya sekolah dan sampai sekarang kerja itu di kota Madiun. So, I know Madiun so well lah, even the little place in this town :)

Kota Madiun, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur. Kota ini terletak 169 km sebelah Barat Kota Surabaya, atau 114 km sebelah Timur Kota Surakarta. Nah di sebelah utara itu berbatasan langsung dengan kabupaten Madiun (rumah saya, kurleb 10 km). Kota tempat diproduksinya moda transportasi Kereta Api untuk seluruh nusantara bahkan menerima pesanan pembuatan KA dari luar negeri. Yap, di kota Madiun terdapat industri kereta api atau INKA. Selain itu Madiun jga terkenal sebagai Kota GADIS. Jangan salah ya, bukan arena kota ini banyak mojang alias gadisnya tapi itu kepanjangan bok dari Kota Dagang dan Industri gitooo. Meski memang banyak juga si gadis nya nyang cantek- cantik *nunjuk diri sendiri. Memang masih gadis?


Well, kembali ke kota Gadis. Jadi selain punya julukan kota gadis, Madiun ini juga terkenal sebagai kota Pecel dan Brem. Kalau jalan - jalan ke Madiun akan dengan sangat mudah enemukan penganan ini. Di warung- warung di tempat- tempat makan, mulai pagi, siang, sore malam tidak akan kesulitan nyari nasi pecel. Kudapan yang terdiri dari nasi, sayur yang sudah direbus atau lazim disebut kulupan ini di kasih sambel kacang dengan kering tempe, serundeng,lauk lempeng, krupuk, tempe, peyek, empal atau lauk lainnya seperti ayam, telur ceplok (tergantung warungnya). Bisa ditemukan dengan mudah di depan Carefour (Jl. Basuki Rahmat) ayau di Jl. Cokroaminoto. Ada satu warung nasi pecel yang termashur di Jl. Cokroaminoto (gara- garanya warung ini dipilih Pak Presiden untuk makan siang waktu kunjungan ke Madiun), yaitu Nasi Pecel 99. Kalau menurut saya sih, biasa aja rasanya, sama kayak nasi pecel kebanyakan. Mungkin sensasinya karena Pak Pres pernah lunch disitu kali yaaa :)

Nasi pecel khas Madiun

Depot nasi pecel 99, Jl. Cokroaminoto Madiun

Selain nasi pecel, gak lengkap kalau gak nyoba brem. Brem adalah makanan yang berasal dari sari ketan yang dimasak dan dikeringkan, merupakan hasil dari fermentasi ketan hitam yang diambil sarinya saja yang kemudian diendapkan dalam waktu sekitar sehari semalam. Sensasi makanan ini muncul ketika makanan dimasukkan ke dalam mulut akan langsung mencair dan lenyap meninggalkan rasa 'semriwing' di lidah. Sentra pembuatan brem yang terkenal ada di Kaliabu Caruban, Kab. Madiun. Tapi dengan sangat mudah diperoleh di toko oleh2 khas Madiun.

Brem penganan khas Madiun

Trus, ada apa lagi di Madiun? Heeemm, *confuse soalnya Madiun ini kalau boleh saya bilang adalah kota kecil. Jadi standart banget kalau ngomong soal fasilitas. Tempat hiburan juga sangatttt terbatas. Paling banter ada Madiun Plaza yang orang- orang nyebutnya Matahari Dep. Store. Meski ada juga sih beberapa tempat karaoke, trus THR, tapi asli gak maksimal banget. Padahal daya beli masyarakatnya tinggi menurut saya. Kenapa saya bilang begitu? Krena waktu ada launching mobil baru yang menurut kategori saya sebagai wong Medion itu mehonggg abissss aja langsung sold out atau malah lately ada di buka satu dealer mobil baru, dan lg ngeluarin varian baru aja udah harus indent gt.

Lebih melas lagi tuh ya *nasib tinggal di kota kecil kalau mau nonton aja harus ke Solo (paling deket), soalnya gak ada XXI disini *melasbgt. Ya, ada siii ya salah satu 'bioskop' yang coba di buka disini, cuman gak apdet bangettttt selama beberapa tahun ini dibuka. Eh lha kok, mulai akhir desember lalu niiiiiiiiiiii 'bioskop' ini mulai mencoba muter film- film agak baru ya. Seperti Habibie dan Ainun dan 5 cm. Surprise banget dong ya, hehehe. Trus ceritanya habis kerja (baca : on air), sore ini saya mau nonton sama suami. Yup, berdua aja. Nostalgilaaan lah, hihihi.

Kadang ni yaa, ngerasa melas juga tinggal di kota kecil yang pastinya terbatas fasilitasnya, trus juga susah mau mendapatkan barang - barang tertentu. Harus keluar kota, atau pesen dulu gitu. Tapiiiii, disisi lain saya bersyukur sekali, kalau lihat keadaan di kota- kota besar dengan semua fasilitas tapi malah lebih parah kondisinya banjir, kriminal dan macet yang katanya sudah parah dan membahayakan itu.

Memang segala fasilitas masih terbatas di sini, di Madiun kota Gadis, tapi sangat bersyukur karena tidak perlu menghabiskan waktu dijalan berjam- jam untuk berangkat kerja. Harga makanan juga terjangkau, kondisi kotanya juga lumayan aman. Love Madiunlah pokoknya, hehe. Kalau kata temen saya sih, waktu ditinggali disebut- sebut terus kekurangannya. Tapi pas merantau atau meninggalkan kota kelahiran bakal sangaaatttt kangen. Hahahahaha. Untuk itulah lagi- lagi saya bersyukur dari dulu gak pernah melancong kemana- mana sampai saya punya keluarga sendiri. Boring? Honestly, kadang iya. Tapi tetep bersyukur karena bisa terus dekat dengan keluarga saya, gak perlu nunggu libur panjang atau lebaran untuk ketemu orang tua tersayang. Daaan, gak perlu nabung dulu buat puang kampung *emakngirit hahahaha.
I LOVE MADIUN :)


Kalau kota kalian sendiri seperti apa?

Selasa, 01 Januari 2013

Welcome 2013

Welcome 2013, be nice to me yaaa. Yah kira-kira itulah yang saya ucapkan bangun tidur tadi pagi. (gak ngomong juga si sebenernya, cuman mbatin dalam hati aja :p)

Agenda hari ini mengawali tahun baru, ngajak si kecil sama si papa lihat atraksi lumba- lumba. Habis itu makan es krim deh dirumah. Is it sounds so simple? No, it is not, for me. For my little family. Semua hal yang kami lewati bersama disaat waktu luang, apapun itu selalu terasa spesial, hehe.

Berharap temans semua juga melewati hari pertama tahun ini dengan "spesial" juga ya... Well, sekali lagi "Selamat Tahun Baru 2013" *tiup terompeet

Senin, 31 Desember 2012

Tahun ini

Tinggal hitungan jam tahun ini, tahun 2012 akan segera berlalu. And of course, there are a lot of beautiful moments happened in my little family. Kaninda yang genap 1 tahun, papah dengan pekerjaan baru, Kaninda's first long trip (tepatnya kemarin 30/12/12) yang alhamdulilah lancaaarrr, dan masih banyak lagi hal- hal kecil lainnya menyempurnakan perjalanan keluarga kecil kami tahun ini.

Yang pasti tahun ini bersyukuuur sekali karena selalu diberi semuaaa kemudahan, solusi dan keputusan tepat disaat adaaaa aja hal2 kurang mengenakkan menghampiri kami. Semoga tahun depan Allah juga senantiasa teruuus memberikan kemudahan, kesehatan, dan limpahan rezekinya buat keluarga kami, amiieeennnn.

Dan, satu hal ni yang bikin saya sedih, saya masih BELUM PRODUKTIF nulis alias posting di blog ini. Masih, sama seperti tahun lalu, janji tinggal janji. Insya allah deh, tahun depan bisa lebih rajin lagi nulisnya. Amiiieeeennkan ya temans :)

Okeee, kali ini saya pengen nampilkan foto-foto Kaninda tahun ini, mulai awal bulan sampai desember ini. Yaahhh, kaleodoskop dalam bentuk foto gitulah ya kira2. Hehehe.

Ini foto awal tahun 2012, usianya masih 5 bulan. Masih oke- oke aja didandanin pake bando, jepit dan aksesoris lainnya, sekarang?? Jangan tanya, gak sampe 5 menit sudah gak nempel aksesorisnya.



Yang ini, waktu usianya pas 6 bulan. Fotonya diambil waktu dirumah ada acara piton- piton. Jadi kalau di tradisi jawa, ada istilah piton-piton ya untuk memperingati 7 bulan hari kelahiran bayi (mungkin kalau isrilah tempat lain upacara turun tanah). 7 bulan kok ngrayainnya usia 6 bulan? Nah, itu lagi berdasar tradisi kalau anak perempuan itu di pitoni pas umurnya 6 bulan, sementara anak laki- laki pas umur 7 bulan.


Foto ini diambil waktu usianya 8 bulan, dan gigi depannya sudah mulai numbuh. Kelihatan kan, ada 2 gigi kelinci :)


Setelah tumbuh gigi, di usia 9 bulan Kanin sudah mulai bisa duduk sendiri, meski kadang lupa kalau lagi duduk, alias tiba- tiba ambruk ke belakang. Hehe, makanya di foto ini di sekitarnya ada bantal- bantal buat jaga- jaga kalau "lupa" dianya :p


Masih ndut banget ni badannya di usia 11 bulan. Foto diambil waktu dia mainan puzzle.


Nih penampakkannya waktu pegang puzzle. Sekarang sudah bosen sama mainannya ini.


Foto diambil tepat pas hari ulang tahun pertamanya. Gak ada perayaan apa- apa dirumah hanya beli kue trus suruh tiup lilin aja. Sebelumnya di peringati waktu dia umur sepuluh lapan (sekitar 11 bulan). Cuman nganter kue sama nasi kuning dan snack- snack gitu ke tenagga dan saudara. Soalnya pas ultahnya itu H+ 2 lebaran, jadi g ada yang bantuin masak :p


Bulan September, waktu umurnya 13 bulan dan lagi belanja bulanan. (Pict. by papa)


Bulan oktober, waktu umurnya 1 tahun lebih 2 bulan. Masih titah. Dan foto ini diambil waktu dia lagi sakit (sediih banget liatnya). Dan diusia ini lumayan agak lama ni sakitnya. Hampir seminggu meski demamnya sudah turun dia masih maleeeess ngapa- ngapain. Padahal biasanya kalau demam itu dia masih mau maen, maem juga g susah. Sediih deh kalau inget ini. Tapi kata DSA nya gpp. Sampe saya dan suami akhirnya mempercepat beliin dia sepeda roda 3 dengan harapan dia seneng dan ceria lagi dan males nya karena habis sakit hilang. (Awalnya mau membelikan sepeda roda 3 pas dia sudah jalan aja).


Ini foto studio pertamanyaaaa, hehe. (15 m) Duuh, asli ya susah bangetttt buat bisa dapetin foto yang pas. Soalnya waktu dijepret dia melongo mulu lihat lampu studio photo yang otomatis mati. Hahahaha, jadi gelii ingetnya. Luv u so sayang :*


Lagi pose bareng Kitty (pemberian kakak sepupunya, Azzam) dan little bee. Pas awal bulan Desember (15m lebih 2w)


Naahhh, ini foto terbarunyaa pas keluar jalan- jalan tanggal 24 desember kemarin. Ceritanya lagi enjoying dinner di Es Teller 77, lagi makan siomay ikan. Pinter deh, mau maem sendiri. Suuun lagi :*
Masih ada sebenarnya foto- foto lain. Cuman belum sempet mindah aja ni. Tahun depan deh ya, di posting :)

Oke, sudah cukup panjang ni ya nulisnya (tumben ya, sekalinya mau nulis) hahahaha. Baiklah, sekarang saatnya saya pulang 9ketahuankan kalau nulisnya sambil kerja alias on air), suami yang lagi libur cuti bersama sudah sms. Rencananya menikmati liburan akhir tahun mau lihat atraksi lumba- lumba hari ini. Sampai ketemu tahun depan, and HAPPY NEW YEAR 2013 :)





Minggu, 07 Oktober 2012

Sebuah Surat Dari Masa Depan

MInggu pagi ini saya awali aktivitas dengan "mengudara" (baca: kerja). Minggu pagi kerja? Gak enak banget yah kedengerannya? Inilah bagian dari konsekuensi orang yang bekerja dibidang jasa. Minggu bukanlah hari libur, peringatan hari raya, hari besar tidak selalu menjadi tanggal merah bagi kami. Yang jelas saking biasanya sejak 5 tahun yang lalu, saya cue aja kalau ada orang bilang "Hari Minggu kok kerja?"

Oke, kembali lagi ke minggu pagi saya. Siaran dengan format ringan, duet, interaktif dengan pendengar dan temanya ttg musim. Googling cari tambahan informasi, dan saya nemu ini. Sayang rasanya kalau tidak di share.

Sebuah Surat Dari Masa Depan

Aku hidup di tahun 2070. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun.
Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih.Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi.

Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku,, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya.

Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral. Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan,, sekarang kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air.

Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja.

Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: “JANGAN MEMBUANG BUANG AIR” tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas.

Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik.

Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya. Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis. Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari.

Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari. Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah. Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air. Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun.

Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang. Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi.

Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon] Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. Udara yang tersedia di dalam “kawasan ventilasi” tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun. Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata. Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim.

Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi. Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau. Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu. Dia bertanya: – Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ? Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. .. Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !.

Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah mencapai titik akhir. Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini !

Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang. Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita. Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelak”

“AIR DAN BUMI UNTUK MASA DEPAN”

“TANAMLAH SEBANYAK-BANYAKNYA POHON DAN HEMATLAH AIR”


Panjang banget ya? Semoga gak malas bacanya, hi.. Tapi yakin deh, saya ngeri banget ngebayanginnya. Duuuh, gak pengen nasib anak cucu saya seperti surat itu. So, ayoo hemat air, tanam pohon, jangan buang sampah sembarangan dan lestarikan lingkungan untuk masa depan anak cucu kita kelak :)

Minggu, 23 September 2012

Sang Penghibur

Setiap perkataan yang menjatuhkan tak lagi ku dengar dengan sungguh,
Juga tutur kata yang mencela tak lagi kucerna di dalam jiwa,
Aku bukanlah seorang yang mengerti tentang kelihaian membaca hati,
Aku cuma pemimpi kecil yang berangan tuk merubah nasibnya,

Oh bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yg lelah jiwanya…

Ku gerak kan langkah kaki dimana cinta akan bertumbuh,
Kulayangkan jauh mata memandang tuk melanjutkan mimpi yang terputus,
Masih kucoba.. mengejar rinduku meski peluh membasahi tanah,
Letih, penat tak menghalangiku tuk temukan bahagia,

Oh bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yg lelah jiwanya

Bukankah hidup ada perhentian
Tak harus kencang terus berlari
Kuhela kan nafas panjang
Tuk siap berlari kembali

Bagai bintang yang bersinar menghibur yang lelah jiwanya,
bagai bintang yang berpijar menghibur yang sedih hatinya.


***Note : Akhir - akhir ini saya sedang suka (lagi) dengan lagu ini. Betul - betul menyemangati saya yg sedang galau versi anak mudanya,
Haaahhhh take a deep breath semoga Allah senantiasa terus menambah sto sabar untuk saya :)


Sabtu, 07 Juli 2012

3 Stages of LIFE

Hello everyone? How was your life? The answer is must be "Great" dong yaaa, hahaha. Aduuh luuuaamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa pake banget gak posting. Sepertinya janji saya buat rajin posting, rajin ngeblog menguap begitu saja. Kalah dengan rutinitas kerja, study, dan urusan lain yang membelenggu saya (alasan klasik). Rajin blog walking sih, cuman dont know why kalau sudah terlanjur lama gak posting mau memulai sulit (a.k.a males :p) banget. Hehehehe. Yah, harus saya akui, komitmen yang paling sering dilanggar memang komimen dengan diri sendiri. Karena nggak ada sangsi yang mengikat.

Tapi bicara soal waktu, tenaga, dan uang saya menemukan satu quote bagus,




Ada 3 masa dalam kehidupan :

1. Remaja : Punya banyak energi dan waktu, tapi belum cukup punya banyak uang.

2. Dewasa : Punya energi, punya cukup uang, namun tidak memiliki waktu.

3. Manula : Punya waktu, punya cukup uang, namun tak punya cukup banyak energi.


So, mari kita menikmati setiap detik kehidupan yang kita miliki, karena kita tidak dapat memiliki kesemuanya sekaligus. Ada di tahapan manakah Anda sekarang? Semoga bisa menikmatinya yaaaa. Hehe.

Well, saat ini sedang dihadapkan dengan beraneka macam jenis tugas akhir semester. Doakan supaya saya bisa mengerjakan dengan lancar dan hasil akhirnya memuaskan seperti yang saya dan keluarga harapkan. Amiiiinnnnnnnnn.

Oiya, my precious Kaninda sudah 10 months 2 weeks merangkaknya sudah kenceng banget, sekarang lagi belajar berdiri dan tetep kata yang diucapkan everyday adalah "papapapaaaaaaa".






Suka buah alpukat, kerupuk dan minum air putih (so excited kalau liat air mineral gelasan), bergaya menelpon dengan meletakkan tangan ditelinganya, gaya bedakan sendiri, sisiran sendiri, pokoknya tiap hari adaaaa aja. Doakan supaya Kaninda sehat selalu kian hari makin tambah pinter,dan jadi anak yang solehah. Amieeennn. Hmmmm jadi pengen cepet2 pulang (soalnya saya posting disela2 kerja) hihihi. Jangan ditiru yaaa :)
Finally, have a great weekend everyone!